NASKAH CERITA
NASKAH LOMBA BERCERITA
RADIO REPUBLIK INDONESIA
NAMA : SETYORINI SAFITRI
NO.URUT: 004
SMK ANALIS KIMIA YKPI
BOGOR
WANITA DAN HARAPAN KARTINI
Assalamualaikum Wr. Wb
Yang terhormat Para Dewan Juri,
serta teman-teman yang hadir, yang penuh semangat pada hari ini.
Puji dan Syukur kita panjatkan
ke hadirat Allah yang telah memberikan saya kesempatan untuk berlomba dan
bercerita di depan teman-teman dengan tema “SEMANGAT WANITA MASA KINI”
Kita semua tahu bahwa R.A kartini merupakan sosok yang telah membawa perubahan untuk kaum wanita, sosok yang memberikan
inspirasi yang sangat berpengaruh sampai detik ini. Beliau memperjuangkan
hak-hak atas perempuan. Sebuah perjuangan yang bukan dengan memegang senjata,
pedang, atau tombak melainkan perjuangan dengan memberikan semangat dan
pemikiran bagi bangsa Indonesia, khususnya kaum wanita. Dan sebuah perjuangan
yang dilakukan bukanlah perjuangan melawan penjajah, melainkan perjuangan batin
yang merasa dijajah dan dibatasi dengan adanya budaya-budaya yang membuat dan menetapkan
seorang perempuan seakan tidak mempunyai pilihan lain dalam hidupnya.
Beliau menuliskan ide-idenya dalam bentuk surat,
surat-surat yang diitujukan kepada rekan dan sahabatnya yang berada di Belanda.
Sejak saat itulah beliau mulai menggerakkan dan mengilhami kaum wanita dari
kebodohan dan keterbelakangan pengetahuan.
Semangat Kartini adalah semangat kemandirian
seorang wanita. Kartini merupakan sosok pejuang wanita yang selalu
memperjuangkan kaumnya dari diskriminasi dan dominasi kaum pria, beliau
menunjukan bahwa wanita juga mampu melakukan pekerjaan pria, wanita tidak hanya
menjadi seorang ibu yang mengurus anak dan membereskan rumah, walaupun memang
itulah kodrat wanita. Beliau menginspirasi untuk wanita agar mampu berkiprah
memajukan bangsa tanpa harus meninggalkan kodratnya sebagai perempuan.
Saya
yakin, setiap manusia mampu dan diberikan potensi masing-masing dalam dirinya.
Potensi inilah yang akhirnya berkembang menjadi suatu kemajuan dalam ilmu
pengetahuan. Upaya yang diperjuangkan Kartini tersebut banyak mempebgaruhi kaum
wanita di tanah air. Namun, perlu kita ingat kemandirian bukanlah suatu alat
yang instan dan langsung bisa terjadi, kemandirian butuh proses.
Melihat perjuangannya memang sudah sepantasnya
Kartini mendapat penghormatan atas semua jasa-jasanya terhadap kaum wanita.
Lantas mengapa kebangkitan wanita Indonesia tidak diperingati pada saat hari
lahir pejuang wanita lainnya? Seperti kelahiran Dewi Sartika, Cut Nyak Dien,
Cut Mutia atau Martha Tiahahu? Mereka juga segelincir pahlawan yang patut kita
hargai atas perjuangannya bukan? Jawabannya adalah.....karena hanya Kartini
yang berkata, karena hanya Kartini yang berucap, “Hidup akan lebih indah dan
bahagia apabila dalam kegelapan kita melihat cahaya terang.” Kalimat inilah
yang mampu menjadi spirit bagi wanita-wanita Indonesia dalam meraih persamaan
dan kesetaraan gender atau emansipasi wanita.
Dengan memahami semangat dan pemikiran Kartini
tentunya kita harus bisa meneruskan perjuangannya untuk mengangkat harkat dan
mertabat kaum perempuan. Beliau memang tidak bisa disamakan dengan wanita
Indonesia manapun, tapi beliau menginspirasi wanita Indonesia dalam
memperjuangkan harkat dan martabat untuk keluar dari keterbelakangan. Semangat
untuk bertahan hidup dan terus maju sangat terinspirasi dari beliau.
Saatnya perempuan-perempuan masa kini menjadi
calon-calon pengganti R.A. Kartini untuk mulai berfikir bagaimana memajukan
dunia pendidikan Indonesia saat ini, sehinmgga apa yang diperjuangkan Kartini
tidaklah sia-sia. Kalau dulu saja kartini bisa melawan dan berjuang dari
hadangan kolonialisme, tentunya tidak ada alasan perempuan sekarang tidak bisa
melanjutkan perjuangan R.A. Kartini bukan?
Mari kita buktikan jika perempuan-perempuan
Indonesia mampu mewarisi semangat Kartini khususnya dalam bidang pendidikan dan
bidang lain pada umumnya.
Mari saatnya perempuan-perempuan Indonesia
meniru R.A. kartini yang berjuang dengan ikhlas tanpa pamrih yang didasari oleh
cita-cita suci untuk Indonesia.
Maju terus Kartini-Kartini modern ! Hidupkan
terus semangat Kartini sampai kapan pun
Izinkan lah saya untuk membacakan suntai puisi
yang saya buat sendiri, sebagai tanda penghormatan untuk Ibu Kartini :
Mempertahankan Semangat
Perempuan
Demi Masa Depan
Mengangkat Emansipasi
Engkaulah Kartini
Hadirkan Terang
Dalam Gelap Yang Kelam
Seperti Mentari
Yang Hadir di Pagi Hari
Engkaulah Kartini Sejati
Akhir kata, saya selaku peserta lomba, mohon
maaf jika penyampaian saya dalam bercerita kali ini kurang berkenan dihati. Terima kasih
Assalamualaikum Wr. Wb
Komentar
Posting Komentar