Kamu, karena Allah

Allah selalu benar akan janji-Nya, selalu benar menuliskan takdir setiap makhluk yang diciptakan dalam Lauhul Mahfudz-Nya. Kita diciptakan berpasang pasangan untuk saling melengkapi satu sama lain, bukan hanya teman sepi dan penyalur nafsu, melainkan untuk saling belajar dan memahami apa itu sebenarnya kasih sayang, ketika kita menemukan sosok yang menarik, ataupun memikat kita secara fisik, hendaklah kita mengucapkan syukur karena telah mengizinkan kita untuk bertemu dan mengenalnya, kalaupun kita dapat memilikinya, itu adalah suatu Takdir yang memang sudah ditakdirkan.
Berbeda ketika dia menarik perhatian dengan kepribadiannya, pribadi yang baik, santun dan seiman, rasanya hati begitu luluh, ketika Allah senantiasa mempertemukan kita dengan sosok yang dapat menjadikan kita bidadari surga disana, sosok yang dapat menjadi pasangan sejati sampai surga-Nya. Mengajarkan dan mengingatkan bahwa Allah selalu bersama kita, namun jangan salah, untuk hal dunia dengan seseorang yang seperti itu akan sangat besar godaannya, bisa kita yang terbawa kebaikan dalam dirinya, bisa juga dia yang terbawa dalam kekurangan kita. Dan yang harus diperhatikan adalah benarkah kebaikannya itu mencerminkan kepahamannya? Dan benarkah keburukannya mencerminkan keawamannya untuk menyentuh surga?

Ketika semua ibadah kita, doa doa kita dan ucapan syukur kita dipertanyakan kelak, apa yang bisa kita pertanggung jawabkan, selain kita menjawabnya Lillahi Ta’ala. Sikap yang terus berpura-pura dan seakan akan lah yang bisa membawa celaka kita saat bertemu Allah disana. Maka, ampuni kami yang telah melihat pasangan kami begitu tinggi hebatnya, ampuni kami yang telah mulai meninggalkan-Mu, ampuni kami yang mulai melandaskan dunia dalam setiap kegiatan kami, ampuni kami jika kami merasa bahwa kami lah yang terbaik dari semuanya tanpa kurang satupun Ya Allah.

Kami takut ketika menjalankan sesuatu bukan karena-Mu Ya Rabb,

Kami takut bahwasanya azab mu begitu pedih atas kebodohan kami,

Ya Allah, baik Pria maupun Wanita yang Engkau ciptakan pastilah berharap dan berdoa agar kelak diberikan pasangan yang baik, keluarga yang baik, serta keberkahan yang datangnya dengan Ridho-Mu, untuk itu.....bimbinglah hati ini untuk membaca dan selalu belajar agar menjadi pribadi yang dapat merasakan surga-Mu, membaca dan belajar untuk senantiasa memilih setiap ke-Kuasaan-Mu dengan benar, membaca dan selalu belajar mengasihi berlandaskan keikhlasan, serta berlandaskan mencintai karena Allah tanpa ada sedikitpun kekecewaan yang tertaman dari sisi kekurangannya, maafkan jika kami “terlalu” terhadap makhluk-Mu dan “biasa” terhadap Engkau Ya Allah, karena sesungguhnya kami percaya telah Engkau siapkan semuanya yang terbaik, tanpa Engkau beda bedakan.

Aamin Aamin Ya Rabbal alamin  ituliskan Allah untuk kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Berinteraksi dengan Difabel