SAUDARIKU, MANA CITA CITA MU?



Saudariku, engkau adalah wanita muslimah. Seorang muslimah tentunya harus berkepribadian baik, dan sikap ini harus kau junjung tinggi di setiap tempat. Jika dunia ini penuh dengan awan, petir dan kilat, maka engkau adalah matahari yang meneranginya dengan cahaya iman dan kesucianmu. Jika dunia ini sangat panas dan pengap, maka engkau adalah angin yang dapat menyejukan dengan desiran iman dan kesucianmu. Sungguh kemulian itu hanyalah milik wanita yang tidak tertipu. Jika tertipu, maka ia tidak memperoleh sesuatu selain cela dan aib.
Saudariku, waspadalah terhadap kebudayaan barat yang menawarkan berbagai macam mode gaun kepadamu, baik yang longgar maupun yang ketat. Waspadalah terhadap kata kata manis dan idom idom mereka. Perlu diketahui bahwa dibalik kata kata manis mereka terselip niat mengungkap keburukan dan aibmu.
Sesungguhnya sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh seorang wanita adalah kehormatan, jangan sampai engkau jatuh, karena jatuhnya seorang wanita adalah bencana bagi tiga pihak.
Petama: bencana bagi dirinya sendiri
Kedua: bagi orang yang membesarkan dan mendidiknya
Ketiga: bagi orang orang yang ia besarkan atau yang ia didik
Sesungguhnya pakaian yang tidak islami itu merupakan pintu utama yang menyebabkan jatuhnya seorang wanita, segala macam bencana dan aib keluarga itu bisa dirahasiakan, kecuali aib wanita, dan bukankah mode mode pakaian itu dapat merendahkan moral serta menimbulkan aib?
Banyak wanita zaman sekarang yang menjadi budak atau diperbudak oleh para perancang mode, mereka telah mengeksploitasi dan membelenggunya. Majalah majalah mode itu pada umumnya memerangimu dan mengganggapmu manusia yang hanya mempunyai fisik belaka. Majalah majalah itu telah mencekokimu dengan berita berita kosong dan topik topik yang tidak penting, ia menyuguhkan gambar gambar murahan agar engkau menirunya, seperti gambar gambar wanita yang tanpa malu menbuka auratnya, gambar gambar tersebut yang sedikitpun tidak ada nilai moral dan etikanya.
Saudariku, tinggalkan pikiran pikiran busuk mereka itu. Pegang teguhlah perintah Din-mu, pakailah hijabmu, hijab kesucian dan kesederhanaan, yakni hijab yang sesuai dengan syari’at Din-mu. Berbanggalah dengan hijabmu. Hijabmu adalah akhlak dan kepribadianmu yang luhur. Jaga hijabmu itu, sebabi ia tak akan bisa menjagamu jika kamu tidak menjaganya. Sungguh dibalik hijab Din-mu tersirat ketenangan, keluhuran dan kedamaian

Bahaya Mode {An-Nisaa’ Wal Maudhah Wal Azya’}
Khalid bin Abdurrahman Asy-Syayi’
Gema Insani Press
Jakarta 1993

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Berinteraksi dengan Difabel