RELASI ITU PENTING LOH......

Hai, sekian lama ya udah ga buka dan gak pernah posting lagi, ada sih di document, tapi tulisannya belum selesai semua, habis setiap di baca ada aja yang gak srek di hati, hahah

Malam ini gue mau nulis tentang RELASI, tentunya RELASI yang akan gue bahas bukan relasi dan fungsi matematika, melainkan relasi hubungan antar sesama manusia.

Sebelumnya, kita tau arti dari RELASI itu sendiri adalah (noun)
1. hubungan ; perhubungan; pertalian: banyak -- (dng orang lain)
2. kenalan : banyak -- nya di kalangan atas
3. pelanggan : pelayanan kpd -- harus baik

Nah, kalau di Agama Islam, relasi itu terbentuk menjadi dua, lebih tepatnya Habluminaallah wa Habluminannas. Tapi bukan ini nih sob yang mau dibahas, melainkan seperti apa sih yang relasi yang kita jalanin sehari hari di lingkungan? Dan seperti apa kita menempatkan diri masing masing dalam relasi tersebut?

Gue cukup kalau soal berteman, dan gue bisa tarik kesimpulan dari beberapa teman yang gue kenal dan gue temui.
Mungkin ada beberapa tipe-kal seperti ini untuk perempuan dan laki-laki.
1.     Laki-laki dengan Laki-laki
Yang dimaksud disini bukan homo ataupun pencinta sejenis, melainkan hubungan antara pertemanan anak laki-laki dengan kumpulannya, hal seperti ini biasa, malah mereka yang memiliki kumpulan biasanya mereka yang sudah saling kenal lama dan merasa nyaman ketika bermain, tak hayal banyak juga anak laki-laki yang memiliki sahabat, dan bukan anak perempuan saja yang suka bergosip ria, kadang kala anak laki-laki pun suka curhat dan bergosip ria. Mereka yang memiliki kawan laki-laki lebih banyak biasanya malah saling terbuka untuk suatu hal, merasa cepat bergaul dan mudah beradaptasi.
So, buat kamu anak laki-laki yang punya “genk” jangan malu, malah untuk gue pribadi, gue lebih suka sama temen laki-laki yang memang sepenglihatan gue lebih suka bergaul dengan teman laki-laki nya juga.

2.     Laki-laki dengan Perempuan
Nah, untuk yang satu ini, bukan masalah pacaran atau gebetan, melainkan masih dalam konteks relasi. Buat mereka yang gue lihat “kurang seimbang” antara pergaulannya dengan laki-laki dan perempuan patut diingatkan nih, terlebih ketika anak laki-laki itu lebih sering bermain dengan perempuan, waah itu bisa jadi........heheh tingkat kenyamanan seseorang itu memang berbeda beda, mungkin di satu sisi ada seorang pria yang merasa lebih nyaman untuk cerita dengan teman perempuannya, memang laki-laki itu ga bisa lepas dari sosok perempuan, itu wajar, tapi nyaa....ada tapinya lagi nih, kalau mereka lebih bergaul dengan perempuan ada beberapa  hal yang harus di pertanyakan:
1.     Dia memang lebih nyaman dan lebih asik dengan perempuan
2.     Dia punya pribadi yang “kurang” bersosial dengan teman laki-laki nya?

Jawabannya:
1.     Kalau memang dia merasa lebih nyaman dengan perempuan, it’s oke, itu menandakan dia welcome dan bisa menyesuaikan dengan sosok yang berbeda dengannya, tapi hati hati nih buat para laki-laki, yang sering bercerita dengan perempuan, bisa-bisa perempuannya nanti ke-geer-an karena terlalu sering kalian bercerita, bersama dan ketawa bareng tapi konteks nya masih dalam pertemanan itu besar kemungkinan perempuannya memiliki dan menaruh rasa, terkecuali kalian komitmen untuk tidak saling suka, dan inget ya, yang gue obrolin ini masih dalam konteks pertemanan.
2.     Buat jawaban yang satu ini, coba untuk anak laki-laki sekarang bercermin deh, kalian tuh sosok yang diterima gak sih di kalangan sesama? Kalian tuh punya berapa teman? Minimal teman dekat yang sejenis, just for story deh, ada ga? Kalau ada syukur deh, Cuma untuk kamu yang punya “sedikit” jawaban dalam masalah pertemanan, yuk sekarang kita bercemin sama-sama, seperti apa sih kamu di kalangan mereka? Pribadi mu sendiri di mata mereka seperti apa? Kamu pernah di “diamkan” sama mereka tanpa sebab? Nah, kalau semua pernah kamu alami, itu bahaya, bahaya nya sih gak seberapa, tapi kebanyakan anak perempuan itu merasa aneh kalau ngelihat sosok laki-laki yang gak di terima sama teman-teman lelaki nya tapi memiliki banyak teman perempuannya, memang ngobrol sama anak perempuan bahan yang gak jelas pun bisa jadi menarik, tapi seharusnya bahan obrolan anak laki-laki itu lebih luas dan lebih banyak yang dibicarakan dari hal sepele sampe hal yang rame. So, yakinin nih kalau kamu udah seimbang bergaulnya, kalu belum seimbang, berintrospeksi diri dulu aja, kenapa kamu gak bisa gabung sama anak laki-laki banyakan. Oke? Hem, mungkin kamu kurang macho, hihihi



3.     Perempuan dengan Perempuan
Kalau yang ini sih, gak perlu di tulis banyak ya, semua orang juga tau, kodratnya perempuan itu pasti punya banyak teman perempuan juga, tapi perlu hati-hati nih gak hayal dikalangan sana yang bersahabat dari kecil dan ga putus, ada juga yang sering salah paham satu sama lain, tapi itulah bumbu pertemanan dan persahabatan, jadi buat temen-temen perempuan gue di luar sana, kalian yang punya genk-an juga, tampil positif dan energik bersama teman itu bisa bantu menghilangkan strees pekerjaan dan tugas seharian.

4.    Perempuan dengan Laki-laki
Identiknya, anak laki-laki membutuhkan perempuan begitu pun sebaliknya, buat anak anak perempuan yang punya banyak teman laki-laki biasanya mereka punya pribadi yang berbeda juga, ada yang memang pribadi mereka asik, ada juga yang memang memiliki masalah untuk berteman dengan sesamanya. Hati hati nih guys, maksud kamu berteman dengan anak laki laki itu bisa banyak menghadirkan “cap” di kamu sendiri, kalau buat gue sih, selama pertemanan itu masih di batas normal, sah sah aja, toh ini berniat untuk bergaul dan menambah pertemanan. Hanya saja buat mereka yang memiliki masalah dalam pertemanan perempuan, yuk kita berkaca kembali, seperti apa kalian di mata teman sesama perempuan kalian, ingat terlalu banyak teman laki-laki bisa berdampak negatif juga nuat kamunya loh.

Mungkin itu ya, yang bisa gue bahas malam ini, berhubung semakin banyak pertemanan yang aneh semakin hari di dunia, kita sama sama introspeksi diri aja, kalau kamu butuh koreksi, kamu bisa tanya ke temen temen deket kamu seperti apa sih pribadi kamu di mata mereka, jangan marah dan jangan takut juga untuk mengutarakannya ke teman kamu, kalau misalnya ada yang salah dengan pribadi teman mu itu, kan berguna untuk kebaikan kamu dan dirinya juga.

Seimbangkan pertemanan kamu di dunia ini, menjadi pribadi yang bnayak kawannya itu segalanya lebih mudah, kita bisa belajar banyak dari mereka dan dari lingkungan mereka, tidak menjadi pribadi yang kaku dan  tertutup, bergaul yang positif sangat menunjang karir dan citra kamu di lauar sana, jaga diri baik-baik, SERIBU TEMAN BELUM CUKUP, SATU MUSUH SUDAH SANGAT BANYAK, INGAT RELASI ITU PETING LOH.......

Kamis, 25-April-2013
19.00-19.55 WIB
Cireundeu Indah III N0.57A

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Berinteraksi dengan Difabel